Reses di Samarinda Utara, Arie Wibowo Siap Kawal Aspirasi Warga soal Drainase hingga Jalan

SAMARINDA — Persoalan banjir, drainase, penerangan jalan umum (PJU), hingga jalan lingkungan menjadi sorotan warga dalam agenda Reses Masa Persidangan III Tahun 2026 Anggota DPRD Kota Samarinda, Arie Wibowo, di Samarinda Utara, Minggu (4/10/2026).

Puluhan warga dan perwakilan RT memanfaatkan agenda reses yang berlangsung di Kemoyang Cafe, Jalan Bukit Alaya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, tersebut untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan di lingkungan masing-masing.

Reses Daerah Pemilihan (Dapil) Samarinda Utara itu berlangsung sekitar pukul 13.30 hingga 15.30 Wita dan dihadiri perwakilan warga dari RT 17, RT 19, dan RT 41.

Salah satu persoalan yang disampaikan warga RT 17 adalah kondisi drainase yang dinilai semakin menyempit. Kondisi tersebut membuat air mudah meluap dan menggenangi permukiman ketika hujan dengan intensitas tinggi.

“Drainase di wilayah kami makin menyempit sehingga air sering meluap ke pemukiman,” ujar perwakilan RT 17.

Keluhan serupa disampaikan pengurus RT 19 yang menyoroti minimnya penerangan jalan di sejumlah titik. Kondisi jalan yang gelap pada malam hari dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan warga.

“Jalanan masih gelap saat malam hari dan sangat rawan memicu kecelakaan,” ungkap pengurus RT 19.

Sementara itu, warga RT 41 meminta pemerintah memperhatikan kondisi jalan lingkungan yang mengalami kerusakan. Mereka mengusulkan perbaikan dan semenisasi agar akses warga kembali layak digunakan.

“Kondisi akses jalan pemukiman kami rusak berat dan butuh semenisasi secepatnya,” kata perwakilan RT 41.

Selain masalah fisik bangunan, para koordinator RT juga menyelipkan permohonan pengadaan sarana pendukung kegiatan posyandu dan pembenahan tata kelola sampah lingkungan agar kebersihan wilayah tetap terjaga.

“Kami juga butuh bantuan peralatan posyandu dan tempat penampungan sampah memadai,” tutur salah satu koordinator.

READ  Dinsos Kaltim Ingin Penerima Bansos Naik Kelas Jadi Masyarakat Mandiri

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Anggota DPRD Kota Samarinda Arie Wibowo memastikan seluruh masukan warga akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme penganggaran pemerintah daerah.

“Semua masukan warga ini jadi prioritas utama saya untuk dikawal,” tegas Arie Wibowo.

Ia mengatakan sejumlah usulan terkait drainase, semenisasi jalan, dan penerangan jalan akan diperjuangkan melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD agar dapat masuk dalam perencanaan pembangunan mendatang.

“Aspirasi infrastruktur ini segera masuk Pokir DPRD agar direalisasikan pemerintah,” tambah Arie.

Ia berjanji tidak hanya berhenti pada ruang diskusi, melainkan siap melakukan peninjauan lapangan secara mendadak ke titik-titik lokasi yang dilaporkan oleh warga.

“Saya akan turun langsung mengecek lokasi yang dikeluhkan warga tersebut,” jelas Arie.

Menurut Arie, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan persoalan di tingkat lingkungan dapat diketahui dan diperjuangkan melalui jalur kebijakan.

Ia mengapresiasi kehadiran para ketua RT dan koordinator wilayah dalam reses tersebut. Menurutnya, keterlibatan masyarakat diperlukan agar program pembangunan yang dirancang pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan warga.

“Sinergi dan komunikasi seperti ini sangat penting untuk kemajuan kawasan kita,” tutup Arie.

Pewarta : Abdi
Editor : Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img