JAKARTA — Kementerian Keuangan kini memiliki tiga wakil menteri setelah Presiden Prabowo Subianto melantik dua pejabat baru. Namun, pembagian tugas di antara ketiganya belum ditetapkan karena masih menunggu perumusan internal.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pembagian tugas tiga Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) akan disusun setelah pihaknya memetakan seluruh pekerjaan di Kementerian Keuangan secara komprehensif.
Menurut Suahasil, pemetaan tersebut diperlukan agar setiap wakil menteri dapat ditempatkan pada bidang yang sesuai.
“Kami, dengan saya sebagai Menteri Keuangan, pasti kami akan duduk bersama dan kami akan melihat keseluruhan pekerjaan Kementerian Keuangan yang sedemikian komprehensif. Lalu, kami akan saling mengisi, itu nanti akan kami rum mengatakan pembagian tugas tersebut masih dalam proses perumusan. Detail mengenai pembagian kerja tiga wamenkeu nantinya akan disampaikan bersamaan dengan perkembangan kebijakan fiskal danuskan,” jelas Suahasil dalam konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Ia mengatakan pembagian tugas tersebut masih dalam proses perumusan. Detail mengenai pembagian kerja tiga wamenkeu nantinya akan disampaikan bersamaan dengan perkembangan kebijakan fiskal dan realisasi APBN.
Suahasil menyebut laporan tersebut akan disampaikan dalam agenda konferensi pers APBN KiTa yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.
Dalam agenda tersebut, pemerintah juga akan memaparkan realisasi kas negara hingga akhir September 2026.
“APBN KiTa, saya usahakan, sekaligus ini kasih instruksi kepada semua, segera difinalkan dan kemudian kami segera menyampaikan APBN akhir September, segera. Sudah dijanji pekan depan,” ujar Suahasil.
Penambahan dua wakil menteri terjadi setelah Presiden Prabowo melantik Luky Alfirman dan Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Kamis.
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026.
Dengan masuknya dua pejabat tersebut, jumlah Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih kembali menjadi tiga orang. Ketiganya kini adalah Juda Agung, Luky Alfirman, dan Nurkholisoh Ibnu Aman.
Susunan tersebut terbentuk setelah terjadi sejumlah perubahan dalam posisi wakil menteri keuangan sejak awal pemerintahan.
Pada awal pemerintahan, posisi Wakil Menteri Keuangan diisi Thomas Djiwandono, Suahasil Nazara, dan Anggito Abimanyu. Dalam perkembangannya, Anggito beralih menjadi Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sedangkan Thomas berpindah ke Bank Indonesia dan kemudian digantikan Juda Agung.
Suahasil sendiri kemudian dilantik menjadi Menteri Keuangan.
Kini, dengan dilantiknya Luky dan Nurkholisoh, Kementerian Keuangan kembali memiliki tiga wakil menteri yang akan membantu Suahasil menjalankan tugas di kementerian tersebut.
Namun, hingga Kamis (1/10/2026), pembagian bidang dan tanggung jawab masing-masing wamenkeu belum diumumkan secara resmi. (ANT/KN)



