
TENGGARONG — Pesan tentang masa depan Pancasila ditujukan langsung kepada para pelajar dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Memenuhi Halaman Kantor Bupati Kukar, pelajar dari tingkat SD hingga SMA menjadi bagian dari momentum yang oleh Pemkab Kukar diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan.
Upacara yang berlangsung Kamis (1/10/2026) tersebut dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono selaku inspektur upacara.
Selain pelajar, upacara turut diikuti anggota Kodim 0906/Kukar, Polres Kukar, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemadam kebakaran, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kukar, serta organisasi masyarakat dan kepemudaan.
Bagi Sunggono, keterlibatan pelajar memiliki arti penting karena generasi muda merupakan bagian dari penerus kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia berharap keikutsertaan pelajar dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak berhenti pada kehadiran dalam upacara. Nilai-nilai Pancasila, kata dia, perlu dipahami sekaligus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga nanti mereka tetap bisa mewarisi nilai nilai pancasila dan mempertahankannya, hingga generasi mereka dimasa yang akan mendatang,” ujarnya.

Menurut Sunggono, Pancasila menjadi salah satu fondasi yang menjaga persatuan bangsa Indonesia. Karena itu, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya perlu terus dikenalkan kepada generasi muda di tengah perubahan zaman.
Ia mengingatkan perjalanan bangsa Indonesia menunjukkan pentingnya persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Dengan pancasila sudah terbukti hingga hari ini masih bisa bersama dan bersatu di bawah NKRI,” katanya.
Pesan tersebut, lanjut Sunggono, perlu dipahami pelajar bukan sekadar sebagai materi pembelajaran, tetapi sebagai nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai persatuan, kebersamaan, dan kehidupan dalam bingkai NKRI diharapkan tidak hanya terdengar saat upacara atau dipelajari di sekolah, tetapi juga tercermin dalam perilaku generasi muda.
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Kantor Bupati Kukar berlangsung dengan sejumlah rangkaian.
Acara diawali penghormatan kebesaran, kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin inspektur upacara.
Peserta selanjutnya mengikuti pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Salah satu rangkaian utama ialah pembacaan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila oleh Wakil Ketua DPRD Kukar Junadi.
Kehadiran pelajar dari berbagai jenjang pendidikan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan peringatan tersebut.
Sunggono berharap momentum setiap 1 Oktober dapat menjadi pengingat bagi generasi muda untuk memahami kembali nilai-nilai Pancasila sekaligus menjaga persatuan bangsa.
Ia juga menekankan bahwa pewarisan nilai Pancasila tidak cukup dilakukan melalui kegiatan seremonial.
“Kita berharap, mereka juga bisa tetap mengamalkan nilai nilai dan mengetahui apa itu pancasila dan nilai nilainya. Sehigga mereka tetap bisa mempertahankan/ melaksanakan nilai nilai itu hingga generasi mereka yang akan datang,” harapnya.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Kukar pun menjadi momentum untuk menempatkan pelajar bukan hanya sebagai peserta upacara, tetapi sebagai generasi yang diharapkan memahami dan meneruskan nilai-nilai Pancasila di masa mendatang. (Adv)
Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Nicha R



