Prabowo Ungkap Laba BUMN Semester I 2026 Naik

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengungkap kenaikan laba sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) pada semester I 2026, dengan PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatat lonjakan laba bersih 252,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Prabowo menyampaikan hal tersebut dalam pidatonya pada peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9/2026) malam.

Menurut Prabowo, Pupuk Indonesia menjadi salah satu BUMN yang mengalami peningkatan kinerja setelah dilakukan pembenahan dalam pengelolaan perusahaan negara.

“PT Pupuk yang dari dulu mengalami kerugian sekarang naik keuntungannya 252 persen. PT Pupuk Indonesia naik. BUMN yang dulu rugi sekarang untung,” kata Prabowo sebagaimana dipantau secara daring.

Prabowo mengatakan peningkatan kinerja Pupuk Indonesia tersebut berlangsung bersamaan dengan kebijakan pemerintah menurunkan harga pupuk.

Berdasarkan data perusahaan, Pupuk Indonesia membukukan laba bersih Rp8,51 triliun pada semester I 2026. Angka tersebut meningkat 252,8 persen dibandingkan laba Rp2,41 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain Pupuk Indonesia, Prabowo menyebut peningkatan laba terjadi pada sejumlah BUMN lainnya.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk disebut mencatat peningkatan laba sekitar 400 persen pada semester I 2026.

Prabowo juga menyebut laba PT Pertamina (Persero) meningkat 86 persen, PT Pegadaian 84 persen, dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) sebesar 54 persen.

Angka tersebut sebelumnya juga disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Jakarta pada 14 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyebut laba bersih Semen Indonesia meningkat 408,9 persen pada semester I 2026, Pupuk Indonesia 252,8 persen, Pertamina 86 persen, Pegadaian 84,4 persen, dan PTPN 54,4 persen.

Sementara itu, laporan keuangan semester I 2026 yang dipublikasikan setelah pidato tersebut menunjukkan angka berbeda untuk Semen Indonesia. Perusahaan mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sekitar Rp207 miliar, meningkat sekitar 446 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

READ  Menteri PKP Minta Dukungan BPKP Guna Dampingi Program 3 Juta Rumah

Prabowo mengaitkan peningkatan kinerja sejumlah BUMN tersebut dengan upaya pemerintah melakukan konsolidasi dan memperbaiki pengelolaan kekayaan negara.

Menurut dia, pembenahan BUMN diperlukan agar kekayaan negara dapat dikelola secara efisien dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

Pernyataan mengenai kenaikan laba tersebut disampaikan Prabowo dalam konteks evaluasi pemerintah terhadap pengelolaan perusahaan-perusahaan milik negara pada semester I 2026. (ANT/KN)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img