JAKARTA — Aktivitas vulkanik Anak Krakatau berdampak besar terhadap penerbangan. Sebanyak delapan bandara ditutup akibat sebaran abu vulkanik, menyebabkan sekitar 170 ribu penumpang tertahan dan perjalanan udara terganggu.
Penutupan dilakukan untuk menjaga keselamatan penerbangan karena abu vulkanik berisiko membahayakan mesin pesawat. Maskapai harus melakukan penyesuaian jadwal, pembatalan, maupun pengalihan penerbangan selama kondisi belum memungkinkan.
Kementerian Perhubungan menegaskan hak penumpang yang terdampak penutupan sementara bandara tetap harus dipenuhi maskapai sesuai ketentuan yang berlaku.
Pembaca Setia Koran Nusantara!
Ingin tahu kabar terkini Digital Koran Nusantara? Kunjungi link di bawah ini untuk membaca e-paper lengkapnya:
Baca Koran Nusantara Edisi 7 September 2026
Koran Nusantara – Aktual dan Terpercaya.



