Iran Terancam Sanksi Ekonomi Terbesar AS, Selat Hormuz Ikut Jadi Sasaran

WASHINGTON – Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent mengatakan negaranya akan menerapkan langkah sanksi ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Iran mulai pekan depan.

“Nantikan pengumuman lebih lanjut pekan depan karena kami akan menerapkan langkah-langkah yang belum pernah ada sebelumnya dalam sejarah isolasi ekonomi terhadap suatu negara,” ujar Bessent dalam wawancara dengan Newsmax.

Bessent menambahkan bahwa langkah ini akan mencakup kombinasi antara isolasi ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan pemblokiran lebih lanjut terhadap Selat Hormuz.

Meski Teheran dan Washington telah menandatangani nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik yang bermula pada 28 Februari, pada 8 Juli, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa gencatan senjata tersebut tidak lagi berlaku.

Sejak saat itu pasukan AS telah melancarkan serangkaian serangan terhadap Iran. Komando Pusat AS (CENTCOM) berdalih serangan-serangan tersebut merupakan respons terhadap tindakan Iran yang menargetkan kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Iran tak tinggal diam. Militernya membalasnya dengan menyerang pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah.

Pada awal Agustus, Trump mengumumkan bahwa ia telah membatalkan serangan terhadap Iran mengingat adanya potensi kesepakatan damai, yang mencakup pembukaan Selat Hormuz dan kesepakatan mengenai program nuklir.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan Iran dan Oman telah menyepakati rincian geografis rute pelayaran bagi kapal-kapal yang melintasi selat tersebut. (ANT/KN)

Sumber: Sputnik

READ  Badai Salju Hebat Landa AS, 1.500 Penerbangan Dibatalkan
⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img