SAMARINDA – Misteri hilangnya seorang pria yang diduga melompat dari Jembatan Mahakam I pada Jumat (5/6/2026) dini hari lalu tampaknya mulai menemui titik terang.
Sesosok jasad pria tanpa identitas atau Mister X ditemukan mengapung di Sungai Mahakam, tepatnya di kawasan Navigasi, Kota Samarinda, Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 07.15 Wita.
Jasad tersebut pertama kali ditemukan seorang pemulung yang sedang mengais sampah plastik di pinggir sungai. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan relawan untuk dilakukan evakuasi.
Pamapta III Polresta Samarinda, Joko Wahyudi, membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut.
Berdasarkan hasil pengamatan awal di lokasi kejadian, ciri fisik dan pakaian yang melekat pada korban disebut memiliki kemiripan kuat dengan pria yang terekam kamera CCTV melompat dari Jembatan Mahakam I dua hari sebelumnya.
“Pagi hari ini kita dapat laporan dari masyarakat adanya penemuan mayat di Sungai Mahakam sekitar jam 07.15 Wita. Kita asumsikan ini Mister X yang kemungkinan pada hari Jumat dini hari pukul 02.47 Wita terjun atau melompat ke Sungai Mahakam,” ujar Joko Wahyudi saat ditemui di lokasi penemuan.

Ia menjelaskan, korban ditemukan mengenakan kaos dalam berwarna hitam dan celana panjang, sesuai dengan pakaian yang terlihat dalam rekaman CCTV yang sebelumnya sempat beredar di media sosial.
Selain itu, petugas juga menemukan ciri fisik berupa tato di salah satu lengan korban.
Sebelumnya, warga dan petugas sempat dihebohkan dengan temuan sejumlah barang milik terduga korban yang ditinggalkan di atas Jembatan Mahakam I pada Jumat dini hari.
Barang-barang tersebut berupa secarik surat wasiat, sebuah jaket, dan sepasang sandal yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Meski indikasi awal mengarah pada korban dugaan bunuh diri di Jembatan Mahakam I, pihak kepolisian menegaskan status jasad tersebut masih sebagai Mister X hingga ada hasil resmi pemeriksaan medis.
Saat ini, jasad korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie untuk menjalani proses visum.
“Kami masih mengasumsikan ini sebagai Mister X sambil menunggu proses investigasi lebih lanjut dari Tim Inafis Polresta Samarinda dan pihak rumah sakit,” pungkas Joko Wahyudi.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi Polresta Samarinda atau mendatangi RSUD AWS Samarinda. (MK)
Pewarta: Dimas
Editor: Agus S


