
BERAU – Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menegaskan pentingnya transparansi pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Ia meminta perusahaan yang beroperasi di wilayah Bumi Batiwakkal terbuka terkait program dan kegiatan yang didanai melalui CSR, meskipun tidak seluruhnya mempublikasikan nominal anggaran.
“CSR betul-betul terbuka sama masyarakat, terbuka sama kita. Itu wajib. Walaupun tidak membuka angka, tapi wajib menyampaikan ke media kegiatan apa saja yang dibiayai dari dana CSR,” tegasnya.
Menurutnya, selama ini penyaluran dana CSR cenderung tertutup, sehingga menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat. Untuk itu, ia menginstruksikan Ketua Komisi II DPRD Berau agar segera memanggil manajemen perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari pertambangan, perkebunan sawit, hingga perbankan.
Langkah tersebut, kata dia, bertujuan untuk meminta penjelasan langsung mengenai peruntukan dana CSR, sekaligus memastikan bahwa program yang dijalankan benar-benar menyasar kebutuhan masyarakat Berau.
“Saya akan minta Ketua Komisi II memanggil perusahaan yang ada di Kabupaten Berau. Saya mau tanya langsung ke mana saja dana CSR ini. Apakah betul-betul ke masyarakat kita? Karena selama ini saya lihat dana CSR itu selalu ditutup-tutupi,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga mengingatkan pentingnya sinergi pembangunan infrastruktur dasar, khususnya akses jalan menuju sekolah.
Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau untuk melakukan sinkronisasi program agar fasilitas pendidikan yang telah dibangun tidak terhambat oleh kondisi akses yang buruk.
“Saya lihat ada bangunan sekolah bagus tapi jalannya kurang bagus. Masa anak-anak sekolah becek-becekan ke sekolah? Pendidikan ini sangat penting,” katanya.
DPRD Berau, lanjutnya, akan terus mengawal isu transparansi CSR dan percepatan perbaikan infrastruktur dasar sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif.
“Saya berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan bisa berjalan terbuka dan berdampak langsung untuk masyarakat,” pungkasnya. (adv)


