
BERAU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau menegaskan komitmennya untuk memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan berbagai program pembangunan daerah.
Langkah ini dilakukan guna memastikan setiap kegiatan yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, menyampaikan bahwa pengawasan merupakan salah satu fungsi utama lembaga legislatif yang tidak dapat dipisahkan dari proses pembangunan daerah.
Melalui fungsi tersebut, DPRD berperan memastikan seluruh program yang dijalankan pemerintah daerah tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga tepat sasaran serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Menurutnya, pengawasan yang dilakukan DPRD bukan sekadar formalitas atau rutinitas kelembagaan, melainkan bagian dari tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan penggunaan anggaran daerah dilakukan secara efektif, transparan, dan memberikan hasil yang maksimal bagi pembangunan daerah.
“Setiap program yang dibiayai melalui APBD harus benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Karena itu DPRD memiliki tanggung jawab untuk terus mengawasi agar pelaksanaannya berjalan sesuai perencanaan,” ujarnya.
Sumadi menilai pengawasan yang intensif sangat penting, terutama terhadap program-program prioritas daerah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ia mencontohkan pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan sektor ekonomi kerakyatan yang selama ini menjadi fokus pembangunan di Kabupaten Berau.
Menurutnya, tanpa pengawasan yang optimal, berbagai program yang telah direncanakan berpotensi tidak berjalan maksimal atau bahkan tidak mencapai target yang telah ditetapkan. Karena itu DPRD akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan program pembangunan yang dijalankan oleh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Pengawasan ini juga bertujuan memastikan bahwa seluruh program prioritas dapat berjalan sesuai target dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Sumadi menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada perencanaan yang baik, tetapi juga pada sinergi yang kuat antara lembaga legislatif dan eksekutif. Ia menilai komunikasi serta koordinasi yang terjalin dengan baik antara DPRD dan pemerintah daerah akan menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.
Dengan sinergi tersebut, berbagai kebijakan dan program pembangunan yang telah dirancang diharapkan dapat terealisasi secara optimal dan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan dan kegiatan pembangunan benar-benar berdampak positif bagi masyarakat serta mampu mendorong peningkatan kesejahteraan,” jelasnya.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Berau agar menjalankan setiap program kerja dengan perencanaan yang matang serta pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel.
“Kami menilai hal ini penting agar proses pembangunan daerah tidak hanya berjalan efektif, tetapi juga berkelanjutan dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi Kabupaten Berau ke depan,” pungkasnya. (adv)


