Momen Ramadan, Perhatikan Operasional THM

BERAU – Memasuki Ramadan, Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi meminta pemerintah daerah memantau operasional Tempat Hiburan Malam (THM).

Dia mengatakan, Ramadan bukan sekadar momentum ibadah, dengan mayoritas masyarakat Berau beragama Islam, sehingga pemerintah daerah perlu hadir melalui kebijakan resmi agar tercipta suasana yang tenang dan penuh toleransi.

“Ramadan ini momen sakral bagi umat Muslim. Pemerintah perlu mengeluarkan aturan yang jelas terkait operasional THM supaya tidak menimbulkan gangguan ketertiban,” ujarnya.

Dirinya menekankan, aturan tersebut bukan semata untuk membatasi pelaku usaha, melainkan sebagai rambu-rambu bersama demi menjaga kenyamanan publik.

“Tanpa payung hukum yang tegas, aparat berpotensi kesulitan bertindak apabila terjadi pelanggaran,” tuturnya.

Frans mendorong agar Pemkab Berau menerbitkan surat edaran atau kebijakan khusus, termasuk pengaturan jam operasional maupun pembatasan aktivitas tertentu.

“Kalau ingin suasana Ramadan berjalan aman dan khusyuk, harus ada aturan yang jelas dan Satpol PP perlu dasar hukum agar tidak ragu dalam bertindak,” tegasnya.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha hiburan untuk menunjukkan sikap saling menghormati.

Menurutnya, menjaga harmoni selama Ramadan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.

“Ini soal menjaga keseimbangan. Kita hidup dalam keberagaman. Saling menghargai itu kunci agar Berau tetap kondusif,” pungkasnya. (adv)

READ  Ketua DPRD Berau Soroti Kendala Izin PBG Bagi Masyarakat
⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img