
BERAU — Gedung bulutangkis yang berada di kawasan perkantoran DPRD Berau kembali mendapat sorotan. Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menilai fasilitas yang dibangun menggunakan APBD tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal dan berpotensi menjadi bangunan pasif tanpa aktivitas berarti.
Rahman menegaskan, gedung tersebut dirancang dengan standar yang baik dan semestinya dapat menjadi pusat kegiatan olahraga, baik untuk masyarakat maupun internal dewan. Karena itu, ia meminta fasilitas tersebut tidak dibiarkan terbengkalai.
“Fasilitas seperti ini jangan hanya berdiri tanpa fungsi. Gedung bulutangkis ini perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mendukung aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, gedung itu tidak hanya bisa digunakan untuk latihan rekreasi, tetapi juga sangat potensial menjadi lokasi pembinaan atlet muda maupun arena penyelenggaraan turnamen tingkat lokal. Pemanfaatan yang terarah, kata dia, akan memberi dampak positif bagi pembinaan olahraga di Berau.
Dengan pengelolaan yang lebih terbuka, Rahman meyakini fasilitas tersebut dapat melahirkan bibit atlet berprestasi dan memperkuat posisi Berau dalam olahraga bulutangkis.
“Pemerintah dan pengelola gedung harus menyusun mekanisme penggunaan yang lebih inklusif, sehingga gedung ini benar-benar memberi dampak positif bagi perkembangan dunia olahraga di Bumi Batiwakkal,” pungkasnya. (gs/ADV)



