OIKN Teken Enam Kontrak Baru untuk Kawasan Legislatif-Yudikatif Nusantara

NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) resmi menandatangani 5 kontrak paket Manajemen Konstruksi (MK) dan 1 kontrak paket pembangunan jalan kawasan kompleks Legislatif, Senin (10/11/2025). Penandatanganan berlangsung di Multifunction Hall Kemenko 4, disusul kegiatan Pre Construction Meeting (PCM) yang berlangsung hingga sore hari.
Deputi Sarana Prasarana OIKN Aswin Grandiarto Sukahar hadir dalam kegiatan tersebut bersama Direktur Sarana Prasarana Sosial OIKN Agus Ahyar dan Direktur Sarana Prasarana Dasar OIKN Cakra Nagara.
Dalam arahannya, Aswin menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar keselamatan dan kerapian kerja di seluruh area proyek, mengingat lokasi pembangunan berada di sekitar objek vital negara.
“Tuntutan OIKN, kami tidak memperkenankan pekerjaan pembangunan yang tidak rapi. Jadi mohon patuh. Harus rapi. Komponen safety misal paranet, rambu, sampai petugas kebersihan di area kerja betul-betul memperhatikan itu. Jangan sampai roda kendaraan kotor dibiarkan keluar dari site tanpa lebih dulu dibersihkan,” tegas Deputi.
Kawasan Legislatif-Yudikatif, berikut jaringan jalan, hunian, serta perkantoran di sekitarnya, merupakan bagian dari paket pembangunan tahap kedua.
Sebelumnya, paket pertama telah diselesaikan, meliputi pembangunan sebagian jalan dan kawasan awal. Terkait pembangunan gedung-gedungnya, tendernya diprediksi akan ditandatangani 5 Desember 2025 mendatang.
Sementara untuk pembangunan gedung-gedung utama seperti DPR, MPR, dan Mahkamah Agung, penandatanganan kontrak konstruksinya dijadwalkan pada 5 Desember 2025.
Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menjelaskan, setelah tempo hari ada 2 kontrak konstruksi dan satu Manajemen Konstruksi (MK) yang telah ditandatangani, maka hari ini ada enam penandatanganan kontrak.
“Sekarang ada enam. Satu kontrak konstruksi, lima kontrak MK. Nanti terus berjalan, ini baru terkait jalan dan kawasan. Yang gedung-gedung mungkin nanti tanggal 5 Desember,” terang Basuki, sesaat sebelum meninggalkan tempat kegiatan.
Berikut enam kontrak yang ditandatangani antara OIKN dan para pemenang tender:
1.MK DPR I dan Paripurna
•Nilai: Rp44.010.752.415
•Personel: 92 orang
•Durasi: 782 hari
•Pelaksana: PT Ciriajasa Cipta Mandiri, LPPSLH, CAP
2.MK DPR II
•Nilai: Rp26.899.153.365
•Personel: 52 orang
•Durasi: 782 hari
•Pelaksana: PT Ciriajasa Engineering Consultans, Agrinas Pangan Nusantara, RSN
3.MK DPD & MPR
•Nilai: Rp48.283.710.735
•Personel: 92 orang
•Durasi: 782 hari
•Pelaksana: PT Jaya Construction Management, PT Pola Teknik Konsultan, CAP
4.MK BKP
•Nilai: Rp18.126.163.470
•Personel: 26 orang
•Durasi: 720 hari
•Pelaksana: PT Pola Teknik Konsultan, Agrinas Pangan Nusantara, CAP
5.MK Yudikatif
•Nilai: Rp40.770.973.215
•Personel: 56 orang
•Durasi: 782 hari
•Pelaksana: PT Ciriajasa Engineering Consultans, PT Jaya Construction Management, PT Pola Teknik Konsultan
6.Pembangunan Jalan Kawasan Kompleks Legislatif
•Nilai: Rp930.323.000.000
•Panjang: 6,4 kilometer
•Pelaksana: PT Daya Mulia Turangga, PT Modern Widya Technical, PT Bangun Cipta Kontraktor, Markinah
Adapun kegiatan Pre Construction Meeting (PCM) dijadwalkan berlangsung hingga pukul 15.30 Wita. (ADV)
Pewarta: Atmaja Riski
Editor : Nicha R
READ  Kemenko Polhukam Rapat Koordinasi Bahas Sistem Pertahanan IKN
⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img