TENGGARONG — Menghadapi era digital yang kian dinamis, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menghadirkan inovasi olahraga baru yang menyatukan teknologi dan gaya hidup sehat, Strava Challenge Airun 2025.
Ajang ini bukan sekadar lomba lari, melainkan sebuah gerakan komunitas yang mengajak masyarakat Tenggarong lebih aktif berolahraga melalui platform digital.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program rutin yang telah berjalan, namun dikemas lebih modern untuk menjangkau kalangan muda.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menarik minat masyarakat agar berolahraga di sarana yang representatif, udara segar, dan tingkat risikonya kecil,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).
Dispora Kukar menilai partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga kini semakin meningkat. Kawasan Stadion Aji Imbut, misalnya, hampir selalu dipadati warga setiap sore untuk berjalan santai atau berlari ringan.
“Setiap jam empat sore ke atas, kawasan stadion mulai ramai didatangi masyarakat. Ini bentuk apresiasi kami terhadap semangat mereka untuk terus aktif bergerak,” tambahnya.
Menariknya, Strava Challenge Airun 2025 hadir dengan konsep fleksibel dan tanpa tekanan kompetisi. Peserta bebas menentukan waktu dan jarak tempuh sesuai kemampuan masing-masing.
“Selama satu minggu, peserta bisa melaporkan capaian lari mereka melalui aplikasi Strava. Tidak harus di hari dan jam tertentu menyesuaikan waktu luang masing-masing,” ungkap Aji Ali.
Format digital ini membuat olahraga menjadi lebih inklusif dan ramah bagi siapa saja, tanpa batasan usia maupun lokasi. Masyarakat cukup berlari di area favoritnya dan membagikan hasilnya secara daring.
Dispora berharap, tantangan lari berbasis aplikasi ini mampu menumbuhkan kebiasaan baru di tengah masyarakat—yakni berolahraga sebagai bagian dari rutinitas harian, bukan sekadar kegiatan musiman.
Melalui inovasi seperti Strava Challenge Airun 2025, Dispora Kukar menegaskan komitmennya membangun budaya olahraga berbasis teknologi yang memadukan semangat kebugaran, komunitas, dan digitalisasi.
Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i


