DPRD Soroti Efektivitas Pelayanan Kesehatan, Dorong Pemerataan Layanan Rumah Sakit di Berau

BERAU – DPRD Kabupaten Berau menyoroti masih belum optimalnya pelayanan kesehatan di daerah, meski berbagai program dan fasilitas terus ditingkatkan pemerintah. Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, menegaskan perlunya langkah konkret dan koordinasi lintas lembaga agar pelayanan kesehatan benar-benar efektif, transparan, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Melalui kunjungan kerja ke RSUD dr. Abdul Rivai baru-baru ini, Elita menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi untuk memastikan mutu layanan publik di sektor kesehatan berjalan maksimal. Ia menyebut pengawasan terhadap layanan kesehatan menjadi bagian penting dari fungsi DPRD dalam memastikan setiap program pemerintah daerah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap fasilitas kesehatan di bawah tanggung jawab pemerintah daerah berfungsi dengan baik dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Salah satu hal yang menjadi sorotan Komisi I adalah penurunan tarif pelayanan BPJS di RSUD dr. Abdul Rivai yang sempat menimbulkan kebingungan di masyarakat. Setelah berdialog dengan pihak manajemen rumah sakit, DPRD memastikan tarif akan kembali normal pada November mendatang, sesuai klasifikasi rumah sakit tipe C.

Elita menegaskan setiap perubahan kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat harus dikomunikasikan secara transparan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman publik. “Setiap perubahan yang berdampak langsung pada masyarakat harus dikomunikasikan secara jelas, karena ini menyangkut hak pelayanan publik,” tegasnya.

Selain persoalan tarif, Komisi I juga mengapresiasi peningkatan fasilitas di RSUD dr. Abdul Rivai, termasuk penambahan kapasitas ruang Intensive Care Unit (ICU) menjadi delapan tempat tidur. Namun, keterbatasan ruang untuk layanan hemodialisa (HD) masih menjadi persoalan serius, karena beberapa alat belum difungsikan akibat minimnya ruang.

“Permintaan layanan cuci darah di Berau cukup tinggi. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah untuk memastikan kapasitas layanan bisa mencukupi kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

READ  Abdurrahman: Rehabilitasi Gedung DPRD Berau Masih Butuh Perbaikan

Elita juga menyoroti perlunya percepatan pengoperasian rumah sakit baru di Jalan Sultan Agung yang hingga kini belum difungsikan optimal. Menurutnya, fasilitas tersebut harus segera dijalankan agar bisa mengurai beban RSUD utama dan memperluas jangkauan layanan kesehatan di wilayah perkotaan.

“Kami berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar rumah sakit di Sultan Agung bisa difungsikan. Ini penting untuk mengurangi beban RSUD utama dan memperluas jangkauan pelayanan,” pungkasnya. (gs/ADV)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img