TENGGARONG – Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat, Kutai Kartanegara (Kukar), bersiap membangun fasilitas hunian (mess), untuk para pegawai kecamatan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan kerja serta mengakomodasi kebutuhan tempat tinggal pegawai. Khususnya yang berasal dari luar wilayah.
“Kami berencana membangun mess karyawan agar pegawai di kecamatan ini merasa nyaman dan bisa bekerja lebih optimal,” kata Camat Kota Bangun Darat, Zulkifli, Kamis (31/7/2025).
Saat ini, fasilitas mess hanya tersedia bagi pejabat eselon seperti kepala seksi, kasubag, dan pejabat struktural lainnya. Sementara staf pelaksana dan pegawai baru, terutama dari kalangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), belum memiliki akomodasi serupa.
Rencana ini juga menjadi respons atas masuknya 27 orang PPPK baru di kecamatan tersebut. Sebagian dari mereka bahkan langsung menanyakan ketersediaan tempat tinggal.
“Kehadiran pegawai baru tentu membawa energi baru. Tapi mereka juga perlu difasilitasi. Karena itu kami akan usulkan pembangunan mess melalui bantuan keuangan daerah,” jelas Zulkifli.
Pembangunan mess tersebut akan diusulkan dalam rencana perubahan anggaran tahun 2026, dengan menyesuaikan kemampuan fiskal daerah. Pemilihan tahun tersebut dinilai realistis, mengingat prioritas anggaran saat ini masih difokuskan pada infrastruktur jalan dan layanan dasar.
Zulkifli menambahkan, keberadaan mess sangat penting karena Kecamatan Kota Bangun Darat merupakan wilayah pemekaran. Tentunya masih dalam tahap penguatan infrastruktur dan pelayanan pemerintahan.
“Informasi dari Kabid Mutasi menyebutkan, kecamatan baru seperti ini memang perlu dibangunkan mess agar pegawainya betah dan bisa melayani masyarakat dengan baik,” tambahnya.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah terhadap rencana ini bisa terealisasi demi menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif bagi seluruh jajaran pegawai di Kecamatan Kota Bangun Darat.
“Ini bukan soal fasilitas semata, tapi soal kepedulian terhadap kesejahteraan pegawai di daerah. Kalau pegawainya nyaman, kinerjanya pasti ikut meningkat,” tutup Zulkifli. (Adv)
Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i


