TENGGARONG – Dalam rangka menjaga stabilitas harga Bahan Pokok Penting (Bapokting), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Untuk membahas langkah konkrit dalam pengendalian inflasi.
Dalam rapat kali ini, Pemkab Kukar yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kukar, Ahyani Fadianur Diani, juga turut didampingi oleh sejumlah ulama.
Ia menerangkan, kehadiran ulama dalam rakor ini merupakan bagian dari program ulama peduli inflasi. Ulama di tingkat kabupaten maupun provinsi berupaya, untuk terlibat aktif upaya pengendalian inflasi. Mulai proses sosialisasi, baik itu dalam proses penjualan maupun dalam pembelian.
“Rapat tadi adalah rakor inflasi, selain melibatkan ulama untuk proses sosialisasi kegiatan inflasi. Juga membahas terkait dengan harga bahan-bahan pokok menjelang hari besar, terutama ini menjelang lebaran,” sebutnya.
Ahyani juga menuturkan bahwa angka inflasi di Kukar bisa dibilang terkontrol dengan baik. Bahkan menduduki tempat pertama terkait pengendalian harga bahan pokok. “Alhamdulilah angka inflasi kota masih terkontrol, jadi tidak anjlok seperti yang lain,” serunya.
“Mudah-mudahan nanti masih bisa bertahan terus terhadap seluruh komoditas pokok khususnya yang cukup ramai itu seperti beras dan cabai juga. Tapi cabai ini sudah turun katanya tadi, di kisaran Rp 120 ribu, sekarang jadi Rp 80 ribu,” tutupnya. (Adv)
Penulis : Ady Wahyudi
Editor : Muhammad Rafi’i


